RSS

Guru Si “Agent of Changes”

22 Mar

gambar-guru-mengajar-murid-555x366          Berbicara masalah pendidikan, tentu tidak akan ada habisnya. Selama roda waktu masih berputar, maka dinamika rotasi pendidikan pun akan sejalan mengikutinya. Saat dunia pendidikan berbenah untuk meperbaiki dirinya , tentu di dalamnya mau tidak mau guru sebagai bambu runcing gerilya mengubah peliknya pola pikir, pola tindakan, pola sosial, pola kepribadian serta pola spiritualitas peserta didik untuk menuju harapan pemerintah saat ini.

          Entah bagaimana agar pendidikan di negara ini bisa berkembang pesat seperti di negara-negara maju, semisal Jepang. Banyak faktor yang mengancam kelangsungan pendidikan dinegeri ini. Faktor-faktor tersebut berasal dari pendidik maupun peserta didiknya. Faktor pengancam utama yang dapat kita lihat dengan kasat mata, yaitu sistem pendidikan di Indonesia, ataupun faktor lain yang berasal dari peserta didik. Seorang guru hendaknya harus bekerja ekstra keras agar nantinya pendidikan di negeri ini bisa terselamatkan, itulah tonggak utama peran guru selama ini.

          Guru merupakan agen perubahan “teacher is agent of change”. Bukan hanya seorang Mahasiswalah yang menggembor-gemborkan kalimat “Mahasiswa adalah agent of change”. Dalam konteks ini yang dimaksud guru sebagai agen perubahan adalah guru harus selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, inovatif, proaktif, dan kreatif. Guru harus selalu berupaya meningkatkan potensi diri dan mengembangkan profesinya dengan mengikuti seminar/pelatihan, mengikuti pendidikan lanjutan, melakukan penelitian, mengikuti lomba, dan beragam kegiatan lainnya yang bermanfaat dan menunjang profesinya sebagai guru.

          Selain itu, menurut istilah dalam bahasa jawa guru adalah sosok yang digugu dan ditiru. Sehingga setiap pola tingkah laku dan perilaku serta gaya bahasa bicara guru merupakan anutan dan pedomana bagi peserta didiknya. Untuk itu, guru  harus memiliki kepribadian yang baik, melaksanakan perintah agama, semangat, disiplin, tanggung jawab, dan kreatif agar mampu memotivasi dan dapat menjadi teladan bagi peserta didik untuk maju dan berperilaku baik.

            Tidak salah jika banyak orang mengatakan bahwa profesi guru merupakan profesi yang luhur. Dalam hal ini, perlu disadari bahwa seorang guru dalam melaksanakan profesinya dituntut adanya budi luhur dan akhlak yang tinggi. Mereka (guru) dalam keadaan darurat dianggap wajib juga membantu tanpa imbalan yang cocok. Atau dengan kata lain hakikat profesi luhur adalah pengabdian kemanusiaan.

          Kesimpulannya, tanpa adanya peran guru sebagai agen perubahan di bumi pertiwi ini, maka roda pendidikan tidak akan berjalan dan sistem pendidikan di negara ini akan tergerogoti serta tersungkur menjadi negara yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang berpotensi bagi negara. Jadi, berbanggalah kita terhadap guru yang telah mengantarkan dan mendidik kita hingga pintu gerbang masa depan. Ketahuilah tanpa peran dari seorang guru, kita tidak akan bisa meraih cita-cita dan berlari mengejarnya hingga berdiri pada titik ini.

Hopefully your learning so fun!!!😉

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 22 Maret 2015 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: